BANTEN – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kedaulatan Rakyat (PKR) Provinsi Banten tengah melakukan langkah restrukturisasi kepengurusan sebagai bagian dari upaya konsolidasi organisasi dan penguatan basis rakyat. Langkah ini dipandang strategis untuk memastikan mesin partai berjalan lebih efektif, terukur, dan selaras dengan arah kebijakan Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Ketua Bidang Perekonomian dan Ekonomi Kreatif DPP PKR, Jermin Yohanis Tiran, menegaskan bahwa restrukturisasi bukan sekadar penataan struktur, melainkan bagian dari proses pematangan organisasi agar PKR semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat.
> “Restrukturisasi adalah bentuk kesadaran organisasi untuk berbenah. Partai harus adaptif, solid, dan memiliki struktur yang mampu bekerja nyata di tengah rakyat. Ini bukan soal siapa di mana, tetapi bagaimana partai hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Jermin.
Menurutnya, Provinsi Banten memiliki posisi strategis secara demografis dan ekonomi, sehingga membutuhkan kepengurusan partai yang kuat, responsif, dan memahami dinamika lokal, khususnya dalam isu ekonomi kerakyatan dan pengembangan ekonomi kreatif.
> “Banten memiliki potensi besar pada sektor UMKM, industri kreatif, dan ekonomi rakyat. Restrukturisasi kepengurusan harus mampu melahirkan kader-kader yang tidak hanya loyal secara struktural, tetapi juga kompeten dalam memperjuangkan kemandirian ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Jermin juga menekankan bahwa penguatan struktur partai di daerah harus berjalan seiring dengan penguatan agenda kerakyatan. Menurutnya, partai politik tidak boleh berhenti pada urusan administratif dan elektoral semata.
> “PKR ingin memastikan bahwa setiap restrukturisasi berdampak langsung pada peningkatan kualitas kerja partai di lapangan. Politik harus menyentuh dapur rakyat, membuka peluang usaha, dan melahirkan keadilan ekonomi,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPW PKR Provinsi Banten, Ujang Supandi, menyatakan bahwa restrukturisasi kepengurusan merupakan momentum penting untuk menyatukan barisan dan mempercepat kerja-kerja politik partai di daerah.
> “Restrukturisasi ini kami lakukan sebagai langkah konsolidasi menyeluruh. Kami ingin memastikan seluruh jajaran kepengurusan DPW hingga DPD memiliki semangat yang sama, satu komando, dan fokus pada kerja nyata untuk rakyat Banten,” kata Ujang.
Ia menegaskan bahwa penataan struktur dilakukan secara objektif dan berorientasi pada efektivitas organisasi.
> “Kami tidak mencari kepengurusan yang gemuk, tetapi struktur yang efektif. Yang dibutuhkan adalah kader yang mau bekerja, turun ke masyarakat, dan membesarkan partai dengan cara yang bermartabat,” ujarnya.
Senada dengan itu, Sekretaris DPW PKR Provinsi Banten, Avriyadi Gumilang, menekankan bahwa restrukturisasi juga bertujuan memperkuat tata kelola organisasi dan koordinasi internal.
> “Restrukturisasi ini penting agar administrasi, komunikasi, dan kerja organisasi berjalan lebih tertib dan terarah. Dengan struktur yang rapi, setiap program partai dapat dieksekusi dengan lebih cepat dan tepat sasaran,” ujar Avriyadi.
Lebih lanjut, Avriyadi menambahkan bahwa hasil restrukturisasi akan menjadi fondasi bagi penguatan basis PKR di tingkat akar rumput.
> “Kami ingin memastikan seluruh jajaran bergerak serempak, disiplin, dan fokus pada pelayanan politik kepada masyarakat,” pungkasnya.
Dengan langkah restrukturisasi ini, PKR Banten optimistis dapat membangun organisasi yang solid, profesional, dan berorientasi pada kepentingan rakyat, sejalan dengan semangat kedaulatan rakyat yang menjadi dasar perjuangan partai.

0Komentar