KOTA TANGERANG, – gwijawarabanten@gmail.com - Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW atau yang dikenal masyarakat dengan tradisi Muludan kembali digelar meriah di Kota Tangerang. Kegiatan bertajuk “Maulud Al-Ittihad 1447 H” tersebut berlangsung pada Selasa, 25 Agustus 2026.
Perayaan Muludan kali ini menjadi istimewa karena merupakan hasil kolaborasi tiga masjid besar di Kota Tangerang, yakni Masjid Agung Al-Ittihad, Masjid Jami Kalipasir, dan Masjid Raya Al-A’zhom.
Sejumlah tokoh turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Wali Kota Tangerang H. Sachrudin, perwakilan Pemerintah Kabupaten Tangerang, H. Soma, Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman, Ketua Harian DKM Masjid Agung Al-Ittihad Ujat Sujadi, serta H. Suyoto, pemilik PT. AYP’SHP.
Hadir pula unsur Forkopimda, TNI/Polri, para ulama dan umaro, jajaran Pemerintah Kota Tangerang, tokoh agama, tokoh masyarakat, warga Kota Tangerang, serta insan pers.
Dalam sambutannya saat membuka Festival Maulid Nabi Muhammad SAW, H. Sachrudin mengajak masyarakat menjadikan momentum Muludan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi sebagai sarana mempererat silaturahmi, meningkatkan kepedulian dan kebersamaan, serta memperkuat keimanan.
Menurutnya, semangat kebersamaan dalam perayaan tersebut juga menjadi bagian penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta memperkokoh kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Sementara itu, Ketua Harian DKM Masjid Agung Al-Ittihad, Ujat Sujadi, mengatakan bahwa pelaksanaan Maulud Al-Ittihad 1447 H merupakan bentuk kolaborasi positif antar-masjid dan masyarakat.
“Penyelenggaraan kali ini berlangsung sangat meriah karena diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari festival, jalan santai, hingga penampilan keterampilan masyarakat yang unik dan menarik,” ujar Ujat.
Selain berbagai kegiatan tersebut, masyarakat juga membawa nasi tumpeng atau nasi kuning sebagai bagian dari tradisi yang telah melekat dalam kehidupan masyarakat Kota Tangerang.
Ujat menjelaskan, tradisi Muludan yang telah dilaksanakan masyarakat sejak dahulu bukan hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat persaudaraan dan menghidupkan kembali nilai-nilai luhur yang diajarkan Nabi Muhammad SAW.
“Harapannya, kegiatan ini dapat memberikan inspirasi bagi kita semua untuk meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW, membangun harmoni di tengah keberagaman, serta memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat,” pungkasnya.
Perayaan Maulud Al-Ittihad 1447 H pun menjadi momentum kebersamaan bagi masyarakat Kota Tangerang. Melalui kolaborasi tiga masjid, kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan kemeriahan, tetapi juga membawa pesan penting tentang silaturahmi, persaudaraan, keteladanan, dan persatuan.
Menambahkan, H. Suyoto. Sangat apresiasi dan terimakasih telah diundang untuk Menghadiri Acara Maulid Nabi SAW, di'Masjid Al-ittihad, yang sangat mulia ini., bertemu tokoh-tokoh Penting, Dan Mudah - Mudahan acara ini selalu diberikan keberkahan., Oleh
( ALLAh SWT.) Amin.
Red/**

0Komentar